Skip to content

Being Hated? So What?

Posted in Corat-coret


At some point or another, seseorang atau mungkin beberapa orang tidak menyukaimu. Mereka tidak menyukai apapun yang kamu lakukan, mereka mencari semua sisi negatifmu, bahkan mungkin membencimu sampai ke sistem pencernaanmu. 😂
Tapi hey, itu wajar. Kamu bahkan harus menghargai mata mereka yang selalu melihat dari sisi berbeda. Hargai mereka yang meluangkan waktu hanya untuk memikirkanmu, membicarakan tentangmu, sampai lupa membahas tentang diri mereka sendiri. Mereka sebenarnya kagum, hanya saja dalam bentuk berbeda. 😂

Tidak dibenci terkadang berarti kamu adalah benar-benar orang yang baik. Sedemikian baiknya hingga siapa yang bisa membenci orang sebaik kamu?
Tapi kenyataannya, tidak dibenci bukan berarti kamu memang baik. Kamu hanya tidak menyinggung.

“If you’re pissing people off, you must be doing something right”

Yap, terkadang orang-orang kecewa karena mendapati bahwa apa yang kamu katakan pada mereka itu benar, tapi mereka tidak nyaman dengan itu, atau mungkin terlalu gengsi untuk mengakuinya sebagai kesalahan mereka. Mereka tak bisa memaafkan diri sendiri, maka mereka membencimu.
Mereka tahu itu tak beralasan, maka mereka mencari “teman” yang bisa membenarkan tindakan mereka. Dan itu wajar, karena sebenarnya mereka lemah.

Well, haters are just going to hate, no matter what, karena udah sifat aslinya, bahkan memang sudah ada dalam DNA-nya 🙈 jadi apapun yang kamu lakukan, pokoknya dia akan benci. Kamu traktir makan enak sekalipun, pokoknya dia benci!! 😅

Tapi kebanyakan haters menjadi haters hanya karena kekurangan informasi. Mereka belum mengenalmu sepenuhnya.

So, santai…
Orang-orang hanya melihat apa yang ingin mereka lihat. Hanya mendengar apa yang mau mereka dengar. Terkadang, walaupun ngomongnya minta pendapat, sebenarnya mereka hanya mencari yang sependapat.
Maka tetaplah jadi dirimu, biarkan mereka menyelesaikan persoalan internal mereka dengan egonya masing-masing, untuk kemudian menyadari betapa ruginya mereka membencimu 😎

Is it simply impossible to avoid being hated if you continue to be you?

This is important. If the answer is no, if you’re you and that harms no one, but inspires hate, then fuck ’em. #ehh

*kalo habis makan yang bergizi ternyata bisa nulis sepanjang ini (walaupun sebenarnya tulisannya nyontek kiri kanan) 😂😂

15 Comments

  1. Sepakat kak!
    Seperti kata Ali Bin Abi Thalib, “Tak perlu bersikeras menjelaskan siapa dirimu, karena yg mencintaimu tak butuh itu dan yg membencimu takkan percaya itu.”
    🙂

    February 10, 2019
    |Reply
  2. Susah mi dilawan kalo sudah ada dalam DNA dih Ama? Hehehe

    Jadi memang kita belajar untuk konsiten menjadi diri sendiri yang wise menanggapi tanggapan orang lain.

    February 10, 2019
    |Reply
  3. Jadi ingat quote-nya almarhum Kurt Cobain.

    “I’d rather be hated for who I am, than loved for who I am not”

    February 10, 2019
    |Reply
  4. IRa
    IRa

    Ahay koq berasa dejavu
    Ada pasti ada orang yang seperti itu di sekitar, tapi kalo saya sih membalasnya dengan cuek dan tidak peduli. Dan pada akhirnya mereka capek sendiri

    February 10, 2019
    |Reply
  5. Nabi Muhammad aja yg segitu baiknya masih tetap ada yg benci. gimana kita yg hanya manusia biasa ini? selama kita sdh berbuat baik dan gak jahat sama orang sih…who care apa kata orang

    February 11, 2019
    |Reply
  6. The haters gonna hate, no matter how good you are..

    So, Si haters ini biar mereka mengalir seperti si kuning mengalir di sungai..ngak usah terlalu perduli..bakalan ngak ada benarNyabseseorang di mata haters setianya..

    Life must go on eventhough the haters always jealous..

    February 11, 2019
    |Reply
  7. setuju, tidak dibenci belum berarti kamu orang baik. saya kalau tidak suka orang lebih memilih diam dan mengabaikan orang tersebut daripada membahasnya. ngapain pusing-pusing memikirkan orang yang kita benci?

    February 11, 2019
    |Reply
  8. Semoga saya tidak pernah jadi pembenci apalagi masuk dalam kategori pembenci sejati, cuman kadang berusaha sebijak apapun tidak dipungkiri juga muncul rasa tidak rela kalau diomongin orang di belakang, ceribel begitu kak… Ahahahahah
    Mending cerita di depan biar ada motivasi memperbaiki kerusakan.

    February 11, 2019
    |Reply
  9. Yah namanya orang berinteraksi ada aja sih yang model begitu tapi enjoy aja selama kita tetap menjaga sikap positif memelihara husnuzon lebih bermanfaat buat diri sendiri dan lingkungan #ehhh ☺️

    February 11, 2019
    |Reply
  10. Yah namanya juga hidup ya kak. Ada benci ada suka. Ada fans, ada hatters. Dan memang benar, nggak semua orang mandang kita dari sisi positif. Jadi dimaklumi aja orang yang kayak gitu tapi nggak usah juga diladeni, karena semakin diladeni biasa semakin menjadi-jadi tingkahnya.

    February 11, 2019
    |Reply
  11. Jangankan manusia biasa, nabi pun ada yang membencinya.
    padahl dulu pernah punya cita2 dicintais semua org hahaha,
    buat haters abaikan sjalah pda tempatnya #eh

    February 11, 2019
    |Reply
  12. Jadilah diri sendiri, mau kek gemanapun itu. Terserahlah apa kata orang, toh kita memang ndak bisa menyenangkan semua orang. Kalau ada yang nggak suka, itu urusan mereka bukan urusan gue .

    February 11, 2019
    |Reply
  13. Ayi
    Ayi

    Bilangi ke haters,
    Dear haters, I just realized that ugly starts with u and awesome ends with me.

    February 11, 2019
    |Reply
    • ama
      ama

      Aha! Kusuka ini… <3

      February 12, 2019
      |Reply
  14. Gemes komenin tulisan ini, 2x gak masuk-masuk, hehe…

    Well, haters gonna hate. Just remember dear, what doesn’t 7kill you makes you stronger.

    *jadi lirik lagu deh tuh…

    February 13, 2019
    |Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.